Logo
Kasus Kenakalan Remaja di Bengkulu jadi PR Pemerintah

Kasus Kenakalan Remaja di Bengkulu jadi PR Pemerintah

BENGKULU – Wakil Ketua (Waka) III DPRD Provinsi Bengkulu, Erna Sari Dewi menyebut kasus kenakalan remaja di Provinsi Bengkulu merupakan pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikn.

“Kita sangat melihat anak-anak muda, pelajar di Bengkulu melakukan pembegalan yang terjadi beberapa waktu lalu, bahkan ada pelajar SMP yang terlibat dalam kelompok tersebut dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah dan kita semua untuk mencegah generasi muda menjadi generasi yang radikal dan bermental begal,” ucapnya, Selasa (5/3/2024).

Menurut Erna, Generasi muda adalah harapan bangsa, calon pemimpin masa depan, maka dari itu tugas pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini, pemerintah perlu memastikan peran pemberdayaan keluarga, bukan hanya aspek ekonomi.

Waka III DPRD Provinsi Bengkulu, Erna Sari Dewi

“Tapi juga memastikan orang tua dan keluarga memiliki perilaku pengasuhan dan menanamkan karakter yang baik pada anak,” lanjutnya.

Pemerintah dan stakeholder terkait harus memastikan tidak ada bibit kekerasan di sekolah dan lebih permisif terhadap kekerasan sehingga mata rantai kekerasan di sekolah bisa terputus.

“Pencegahan kenakalan remaja yang menjurus tindak kriminal ini tidak dapat dilakukan dengan pendekatan tunggal, tapi harus secara menyeluruh mulai dari keluarga, sekolah, pihak aparat kepolisian hingga pemerintah. Pemerintah harus mulai memperbanyak program yang menyentuh anak muda, lewat pembentukan akhlak, pendekatan keagamaan, dan pembentukan karakter,” pungkasnya. (Advetorial)

BENGKULU – Wakil Ketua (Waka) III DPRD Provinsi Bengkulu, Erna Sari Dewi menyebut kasus kenakalan remaja di Provinsi Bengkulu merupakan pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikn.

“Kita sangat melihat anak-anak muda, pelajar di Bengkulu melakukan pembegalan yang terjadi beberapa waktu lalu, bahkan ada pelajar SMP yang terlibat dalam kelompok tersebut dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah dan kita semua untuk mencegah generasi muda menjadi generasi yang radikal dan bermental begal,” ucapnya, Selasa (5/3/2024).

Menurut Erna, Generasi muda adalah harapan bangsa, calon pemimpin masa depan, maka dari itu tugas pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini, pemerintah perlu memastikan peran pemberdayaan keluarga, bukan hanya aspek ekonomi.

Waka III DPRD Provinsi Bengkulu, Erna Sari Dewi

“Tapi juga memastikan orang tua dan keluarga memiliki perilaku pengasuhan dan menanamkan karakter yang baik pada anak,” lanjutnya.

Pemerintah dan stakeholder terkait harus memastikan tidak ada bibit kekerasan di sekolah dan lebih permisif terhadap kekerasan sehingga mata rantai kekerasan di sekolah bisa terputus.

“Pencegahan kenakalan remaja yang menjurus tindak kriminal ini tidak dapat dilakukan dengan pendekatan tunggal, tapi harus secara menyeluruh mulai dari keluarga, sekolah, pihak aparat kepolisian hingga pemerintah. Pemerintah harus mulai memperbanyak program yang menyentuh anak muda, lewat pembentukan akhlak, pendekatan keagamaan, dan pembentukan karakter,” pungkasnya. (Advetorial)