Logo
DPRD: Lemahnya Keuangan Daerah Karena Infrastruktur Buruk

DPRD: Lemahnya Keuangan Daerah Karena Infrastruktur Buruk

BENGKULU – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Irwan Eriadi menyebut lemahnya keungan daerah di Provinsi Bengkulu dilatar belakangi oleh buruknya infrastruktur penunjang. Ia mencontohkan kondisi provinsi yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Selamat saya menjabat sebagai DPRD ini, jalan Provinsi yang ada di Bengkulu Tengah itu tidak juga dibenahi,” ucap Edi, Selasa (5/3/2024)

Edi mengatakan, buruknya infratruktur jalan ini menghambat mobilitas pertanian masyarakat setempat. Seperti, mengganggu proses pengangkutan hasil panen.

“Jadi hasil panen dari masyarakat itu, trasnportasinya jadi sangat mahal karena jalannya jelek,” ujar Edi.

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Irwan Eriadi. Foto, Cindy/BN

Kondisi ini akhirnya berimbas pada menurunya jumlah pendapatan daerah dan membuat beberapa lini pemerintah tidak memiliki cukup anggaran untuk berkembang.

“Makanya keuangan daerah kita ini lemah. Ini saya sampaikan, karena Pendapatan Asli Daerah kita tidak mencukupi,” sambungnya.

Sebelumnya, pada awal tahun lalu Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah berjanji kan membantu perbaikan jalan yang rusak di beberapa kabupaten. Namun saat ini pemerintah masih fokus pada amblasnya jalan yang berada di kawasan liku sembilan Kecamatan Taba Penanjung Bengkulu Tengah. (Advetorial)

BENGKULU – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Irwan Eriadi menyebut lemahnya keungan daerah di Provinsi Bengkulu dilatar belakangi oleh buruknya infrastruktur penunjang. Ia mencontohkan kondisi provinsi yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Selamat saya menjabat sebagai DPRD ini, jalan Provinsi yang ada di Bengkulu Tengah itu tidak juga dibenahi,” ucap Edi, Selasa (5/3/2024)

Edi mengatakan, buruknya infratruktur jalan ini menghambat mobilitas pertanian masyarakat setempat. Seperti, mengganggu proses pengangkutan hasil panen.

“Jadi hasil panen dari masyarakat itu, trasnportasinya jadi sangat mahal karena jalannya jelek,” ujar Edi.

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Irwan Eriadi. Foto, Cindy/BN

Kondisi ini akhirnya berimbas pada menurunya jumlah pendapatan daerah dan membuat beberapa lini pemerintah tidak memiliki cukup anggaran untuk berkembang.

“Makanya keuangan daerah kita ini lemah. Ini saya sampaikan, karena Pendapatan Asli Daerah kita tidak mencukupi,” sambungnya.

Sebelumnya, pada awal tahun lalu Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah berjanji kan membantu perbaikan jalan yang rusak di beberapa kabupaten. Namun saat ini pemerintah masih fokus pada amblasnya jalan yang berada di kawasan liku sembilan Kecamatan Taba Penanjung Bengkulu Tengah. (Advetorial)