Logo
DPRD Desak Pemerintah Segera Atasi Pemenuhan Gizi Balita

DPRD Desak Pemerintah Segera Atasi Pemenuhan Gizi Balita

BENGKULU – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Mega Sulastri, menyerukan pentingnya pemenuhan gizi pada balita. Menurut Mega hal ini dapat memperkuat pembangunan kualitas SDM masyarakat Bengkulu ke depan.

Mega mengaku pemenuhan gizi balita di Bengkulu terbilang masih rendah. Ia menekankan pemerintah untuk segera mengatasi hal tersebut demi masa depan daerah yang lebih baik.

“Kami mengakui bahwa pemenuhan gizi untuk balita masih menjadi tantangan di beberapa daerah di Provinsi Bengkulu. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua, terutama pemerintah daerah, untuk memprioritaskan dan mengoptimalkan program pemenuhan gizi pada balita,” ungkap Mega, Jumat (8/3/2024).

Mega menyoroti beberapa program yang sudah berjalan dan berpotensi diperluas, termasuk penyuluhan gizi masyarakat, pemberian suplemen dan vitamin, serta peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Mega Sulastri

“Kami mendorong inisiatif dan kerja sama lintas sektor untuk mengintensifkan program-program tersebut, dengan tujuan utama adalah menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan dan perkembangan balita,” kata Mega.

“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan, baik dalam bentuk kepedulian terhadap lingkungan sehat, maupun dukungan terhadap program gizi balita yang dijalankan oleh pemerintah daerah atau lembaga swadaya masyarakat,” sambungnya.

Mega optimis bahwa upaya pemenuhan gizi balita di Provinsi Bengkulu dapat membawa perubahan signifikan terhadap peningkatan kualitas SDM di masa depan.

“Mari kita bersama-sama bekerja untuk masa depan anak-anak kita, dengan memastikan mereka mendapatkan asupan gizi yang memadai untuk tumbuh kembang yang optimal,” pungkas Mega Sulastri. (Advetorial)

BENGKULU – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Mega Sulastri, menyerukan pentingnya pemenuhan gizi pada balita. Menurut Mega hal ini dapat memperkuat pembangunan kualitas SDM masyarakat Bengkulu ke depan.

Mega mengaku pemenuhan gizi balita di Bengkulu terbilang masih rendah. Ia menekankan pemerintah untuk segera mengatasi hal tersebut demi masa depan daerah yang lebih baik.

“Kami mengakui bahwa pemenuhan gizi untuk balita masih menjadi tantangan di beberapa daerah di Provinsi Bengkulu. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua, terutama pemerintah daerah, untuk memprioritaskan dan mengoptimalkan program pemenuhan gizi pada balita,” ungkap Mega, Jumat (8/3/2024).

Mega menyoroti beberapa program yang sudah berjalan dan berpotensi diperluas, termasuk penyuluhan gizi masyarakat, pemberian suplemen dan vitamin, serta peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Mega Sulastri

“Kami mendorong inisiatif dan kerja sama lintas sektor untuk mengintensifkan program-program tersebut, dengan tujuan utama adalah menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan dan perkembangan balita,” kata Mega.

“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan, baik dalam bentuk kepedulian terhadap lingkungan sehat, maupun dukungan terhadap program gizi balita yang dijalankan oleh pemerintah daerah atau lembaga swadaya masyarakat,” sambungnya.

Mega optimis bahwa upaya pemenuhan gizi balita di Provinsi Bengkulu dapat membawa perubahan signifikan terhadap peningkatan kualitas SDM di masa depan.

“Mari kita bersama-sama bekerja untuk masa depan anak-anak kita, dengan memastikan mereka mendapatkan asupan gizi yang memadai untuk tumbuh kembang yang optimal,” pungkas Mega Sulastri. (Advetorial)