Logo

Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran se-Sumatera Gelar Pelatihan di Bengkulu

BENGKULU – Gubernur Rohidin Mersyah membuka kegiatan Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa Scholl of Kastrat (LKMM-SOK) yang digelar Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia Wilayah I Sumatera, bertempat di Balai Raya Semarak, Kamis (12/10)

Gubernur menyambut baik kegiatan ini. Karena menurutnya ke depan tidak hanya dibutuhkan mahasiswa kedokteran yang memahami ilmu kedokteran secara teknis, tapi juga kemampuan kepemimpinan dan keterampilan manajerial dalam mengelola sistem kesehatan yang kompleks.

“Ini juga Kesempatan berharga untuk saling berkomunikasi, menjalin silaturahmi dan membangun koneksi antar mahasiswa kedokteran yang akan sangat dirasakan manfaatnya di masa depan,” ujarnya.

Senada hal tersebut, Wakil Rektor Universitas Bengkulu Chandra Irawan mengatakan Indonesia salah satu negara yang memiliki sumber daya manusia yang cerdas di bidang kedokteran. Chandra menyebut banyak dokter-dokter Indonesia justru berpraktik di luar negeri seperti Singapura dan Malaysia.

Namun banyak juga masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri, karena ternyata fasilitas kesehatannya memberi pelayanan yang sangat baik kepada para pasien.

Maka diharapkan pelatihan kepemimpinan dan manajemen mahasiswa ini menghasilkan dokter-dokter yang memiliki keterampilan manajemen yang baik dalam mengelola klinik, rumah sakit, maupun dalam berorganisasi.

“Jadilah dokter yang humanis, dokter yang bijaksana untuk kemaslahatan umat manusia,” pesannya.

LKMM-SOK Wilayah I tahun 2023 dengan tema Lead A Great Unity For the Next Alley diikuti delegasi dari 19 Universitas se-Sumatera.

Turut hadir Direktur Rumah Sakit M. Yunus, Direktur Rumah Sakit Kota, Dekan Universitas Kedokteran, Universitas Bengkulu dan Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

BENGKULU – Gubernur Rohidin Mersyah membuka kegiatan Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa Scholl of Kastrat (LKMM-SOK) yang digelar Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia Wilayah I Sumatera, bertempat di Balai Raya Semarak, Kamis (12/10)

Gubernur menyambut baik kegiatan ini. Karena menurutnya ke depan tidak hanya dibutuhkan mahasiswa kedokteran yang memahami ilmu kedokteran secara teknis, tapi juga kemampuan kepemimpinan dan keterampilan manajerial dalam mengelola sistem kesehatan yang kompleks.

“Ini juga Kesempatan berharga untuk saling berkomunikasi, menjalin silaturahmi dan membangun koneksi antar mahasiswa kedokteran yang akan sangat dirasakan manfaatnya di masa depan,” ujarnya.

Senada hal tersebut, Wakil Rektor Universitas Bengkulu Chandra Irawan mengatakan Indonesia salah satu negara yang memiliki sumber daya manusia yang cerdas di bidang kedokteran. Chandra menyebut banyak dokter-dokter Indonesia justru berpraktik di luar negeri seperti Singapura dan Malaysia.

Namun banyak juga masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri, karena ternyata fasilitas kesehatannya memberi pelayanan yang sangat baik kepada para pasien.

Maka diharapkan pelatihan kepemimpinan dan manajemen mahasiswa ini menghasilkan dokter-dokter yang memiliki keterampilan manajemen yang baik dalam mengelola klinik, rumah sakit, maupun dalam berorganisasi.

“Jadilah dokter yang humanis, dokter yang bijaksana untuk kemaslahatan umat manusia,” pesannya.

LKMM-SOK Wilayah I tahun 2023 dengan tema Lead A Great Unity For the Next Alley diikuti delegasi dari 19 Universitas se-Sumatera.

Turut hadir Direktur Rumah Sakit M. Yunus, Direktur Rumah Sakit Kota, Dekan Universitas Kedokteran, Universitas Bengkulu dan Kepala Perangkat Daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.