Logo
Dempo Xler

Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu Minta Sekolah Kembangkan 9 Jenis Bidang Ilmu Ini

   

BENGKULU – Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Tree Marnope meminta sekolah di Bengkulu turut mengembangkan 9 jenis bidang ilmu yang kerap dilombakan di tingkat nasional. Pengembangan ini bisa dilakukan melalui ekstra kulikuler.

“Kita menyampaikan kepada satuan pendidikan dan juga kepala sekolah untuk di sampaikan kepada guru pembina ekstra kulikuler agar setiap sekolah selalu memprogramkan 9 cabang sains itu, karena sudah pasti di adakan setiap tahunnya dan dia ada tingkat mulai dari Kabupaten, Provinsi dan Nasional,” katanya pada bengkulunews.co.id, Selasa (3/10/2023).

Pelajar SMA di salah satu sekolah di Kota Bengkulu

Tree mengatakan, setiap tahun Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek) biasanya mengadakan Olimpiade Sains Nasional (OSN). Lomba ini berguna untuk meningkatkan level pendidikan, dengan cara memaksimalkan potensi akademik yang dimiliki pelajar.

Di ajang OSN, para pelajar bersaing di 9 bidang ilmu yakni fisika, Matematika, Biologi, Geografi, Informatika/Komputer, Kebumian, Kimia, Ekonomi dan Astronomi. Awalnya pelajar yang mengikuti lomba di tingkat nasional itu berasal dari hasil penyaringan di daerah.

Pelajar SMA di salah satu sekolah di Kota Bengkulu

“Kita adakan OSN di tingkat Provinsi dengan jumlah peserta sebanyak 390 siswa dari Kabupaten/Kota yang berhasil masuk passing grade, dan Alhamdullilah dari 390 peserta sebanyak 9 siswa berhasil menuju ke tingkat nasional,” ungkapnya.

Program OSN ini dilaksanakan dengan terstruktur dan mempunyai aturan tersendiri dari pusat. Perlombaan biasanya diawali dari pemilihan siswa yang berpotensi di sekolah masing-masing. Wakil-wakil sekolah yang terpilih diseleksi kembali melalui lomba di tingkat provinsi. Pemenang dari setiap bidang tingkat provinsi itulah yang nantinya akan mewakili Bengkulu di ajang nasioal.

“Jadi ini sudah di atur oleh pusat prestasi nasional, anak-anak yang punya pengetahuan untuk pengembangan diri melalui potensi akademik OSN ini mengarah ke mata pelajaran, jadi mereka selalu menjalankan program sekolah dengan banyak belajar di sekolah,” tutupnya.